Tomcat di Gunungkidul


Kemarin pagi saya dikejutkanoleh teriakan anggota keluarga yang melihat seekor serangga kecil yang mirip dengan Tomcat di dalam rumah di daerah dalam kota Wonosari, Gunungkidul.  Segera saya menghampiri dan melihat dengan mata kepala sendiri seekor serangga yang mirip Tomcat tersebut telah berada di depan kamar mandi. Wah, jika benar serangga yang saya lihat tersebut Tomcat, berarti Tomcat telah ada di Gunungkidul.

Serangga Mirip Tomcat di Gunungkidul
Sepintas, memang serangga yang saya lihat sedikit berbeda dengan foto-foto Tomcat yang telah beredar. Perut serangga yang saya lihat jauh lebih pendek. Namun demikian, warna dan susunan kaki nya sangat mirip dengan serangga Tomcat yang sekarang ini telah menyebar ke beberapa wilayah, termasuk Yogyakarta yang jaraknya hanya sekitar 40 km dari Gunungkidul.

Serangga Tomcat
Segera saya ambil kamera untuk mengabaikan serangga Tomcat di Gunungkidul tersebut. Meski saya belumyakin sepenuhnya bahwa, serangga yang saya temukan adalah Tomcat, dari crri-ciri fisik yang mirip, dan mengingat menurut beberapa sumber yang saya baca, Tomcat juga terdiri dari beberapa jenis (12 jenis kalo tidak salah), saya pun berinisiatif untuk mengupload foto yang saya lihat tersebut.

Saya tidak bermaksud menakut-nakuti atau menyebar cerita menyeramkan tentang Tomcat, namun dengan melihat foto diatas, didukung oleh informasi dari beberapa rekan yang juga mengindikasikan bahwa serangga Tomcat telah masuk ke Gunungkidul, kita patut lebih waspada akan keberadaan serangga ini. Terlebih jika kita mengetahui dampak yang akan ditimbulkan serangga Tomcat ini bagi seluruh anggota keluarga, sedikit upaya preventif mengatasi serangga Tomcat ini tentu akan sangat bermanfaat bagi kesehatan kita.

Benar tidaknya Tomcat telah menyerang Gunungkidul bukanlah hal yang harus kita takuti. Namun dengan memahami sebeluk serangga ini,  tentu kita akan lebih siap untuk menghadapi serangan serangga Tomcat di Gunungkidul jika sewaktu-waktu menyebar dari Yogyakarta.

Kategori:

2 komentar:

  1. Serangga tomcat dimana-mana ada koq, apalagi didaerah2 yang banyak sawah-nya. Kebetulan aja di jawa timur itu populasinya meningkat drastis, makanya menyerang warga.

    BalasHapus
  2. @Tongkonanku: Yup, setidaknya kita perlu waspada karena serangga ini sangat berbahaya jika kena kulit..Mengetahui dan mencegah sedini mungkin tentu akan sangat berarti bagi kita semua...Salam blogging Bro...

    BalasHapus