Kelemahan Utama Lampu Senter Cas Ulang


Seringkali kita ditawari lampu senter isi ulang yang murah meriah. Selain praktis, alat penerangan ini juga lebih menarik bentuknya dan bermacam-macam modelnya. Bahkan dengan pemakaian lampu LED yang super tajam, senter jenis ini mampu menghasilkan cahaya yang super terang. Tetapi, dari keunggulan tersebut, ada kelemahan utama lampu senter cas ulang. Apa itu? Mari kita telusuri.

Lampu senter cas ulang, atau sebagian dari kita juga menyebutnya senter isi ulang semakin populer setelah produk-produk China membanjiri pasar di negeri ini. Dengan aneka ragam bentuk dan model, senter ini bahkan dapat dimanfaatkan sebagai penerangan darurat ketika listrik mati. Dari aneka fungsi yang dimilikinya tersebut, pantas jika senter ini menjadi salah satu alat wajib yang harus ada di rumah.

Namun demikian, bukanlah buatan manusia jika tidak ada kelemahannya. Demikian halnya dengan lampu senter ini, ada satu kelemahan utama ketika kita ingin memanfaatkan peralatan ini yaitu baterai. Ya, baterai senter isi ulang yang selama ini dijual dipasaran cenderung memiliki kualitas yang rendah. Alhasil, dalam beberapa kali isi ulang, daya tahan baterai menurun dan cepat drop.

Terlebih ketika sobat memanfaatkannya dalam suhu ekstrem, sebagai contoh untuk camping di daerah pegunungan atau untuk naik gunung, daya tampung baterai dapat saja menurun drastis sehingga cepat rusak dan drop. Jadi bagi Blogger Gundul sendiri, untuk kegiatan-kegiatan alam bebas tersebut, sangat disarankan untuk memanfaatkan lampu senter yang memungkinkan penggantian baterai.

Itulah kelemahan utama lampu senter cas isi ulang. Memang pada dasarnya alat ini sangat praktis, hanya dengan mencolokkan ke listrik, tenaga akan pulih dengan sendirinya. Akan tetapi demi penghematan, sobat dapat mengkalkulasi dan menentukan apakah lampu senter ini jauh lebih ekonomis dalam hal harga atau justru lebih mahal jadinya jika dimanfaatkan sehari-hari jika dibanding lampu senter konvensional.

Menurut pengalaman Blogger Gundul sendiri, yang sudah lebih dari 4 kali ganti baterai sejenis, pemanfaatan lampu senter ini memang praktis namun sangat tidak direkomendasikan untuk jangka panjang. Bagaimana menurut sobat sekalian tentang kelemahan utama lampu senter isi ulang ini?

Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar